Selasa, 24 September 2013

Hari rabu ni, bysny keluar ngmpus agk siangan, kbneran di kntor tmpt mgang rapat di pertengahan minggu, ya hari n. Tapi, Rabu ini gak bysa nh, karena bertepatan dengan tanggal 25 September. Yah, hari ini miladnya kota Bandung, hari jadi yang ke-203. Semoga di hari bersejarah ini kota Bandung jadi makin berprestasi, khususnya di bidang pendidikan dan teknologi.

Bicara soal Bandung, #Jebret (merebak gara-gara kmntator bola AFF U-19), kuliner adalah hal yang tak akan terlewatkan. Banyak jenis kuliner yang udh gak asing lagi di telinga (di lidah) kita, dan itu mudah didapetin di kota Bandung.
Nih, di antara list-list makanan khas kota Bandung :

- Batagor (Baso-Tahu-Goreng)

(Continued ....)

Posted on Selasa, September 24, 2013 by AHMAD FIKRI

No comments


Mengecewakan, satu kata penuh artikulasi. Bisa berarti positif ataupun negatif. Yang jelas ini adalah hal yang tidak baik, secara lebih dalam bisa mengarah kepada suatu yang gagal, buruk dan suatu duka. Secara etimologi dapat berarti : (1) menyebabkan (menjadikan) kecewa; (2) tidak memuaskan; (3) menjadikan tidak berhasil, menggagalkan. Inilah satu kata yang membuat seorang yang lemah akal tanpa karunia sang Pencipta menyadari pentingnya suatu usaha. 'Mengecewakan' akan timbul ketika usaha yang dilakukan minim, effort yang kurang dan tingkat rasa malas yang tinggi. Rasa ini muncul di akhir peristiwa, di ujung dari satu proses yang telah dijalani dalam kurun waktu tertentu. 

Hakikatnya, rasa ini merupakan dampak dari kurangnya kesadaran seorang tentang jatidiri asli seorang insan yang harus bergerak, berusaha dalam menggapai satu tujuan. Insan pada fitrahnya diciptakan untuk bersosial, bergerak dan berusaha dalam kesehariannya. Nah, ketika ia telah menemukan artian ini secara utuh, maka rasa kecewa tidak akan muncul. Lahiriahnya, kecewa tetap ada, tapi dalam artian lain, bukan berarti negatif.

Jenis ini adalah varian yang muncul ketika satu tujuan telah dicoba digapai dengan usaha maksimal. Akan tetapi, hasil yang didapat kontradiksi dengan harapan awal. Ini merupakan suatu kewajaran, mengingat hal ini merupakan sifat alami seorang insan. Namun, 'kecewa' jenis ini  tidak berlarut dan justru memicu hal positif lain yang akan muncul nantinya. Selain itu, satu hal yang didapatkan dengan usaha maksimal seorang individu akan mengakibatkan individu tersebut puas akan hasil tersebut. Hal ini disebabkan oleh si individu sadar akan taqdir ilahi dan paham akan arti hikmah suatu perkara. Beda halnya, ketika seorang tadi mendapatkan hasil buruk tanpa tiada usaha yang maksimal. Akan timbul rasa 'penyesalan' yang lebih dalam keadaan seperti itu. Sampai saat ini, masih belum bisa diambil satu kesimpulan yang pas untuk menggambarkan rasa 'sesal' ini.

Lebih kurang seperti, agar tidak timbul rasa 'sesal' di akhir, lakukan usaha secara maksimal. Seandainya, perkara tersebut gagal atau berakhir tidak sesuai dengan yang diharapkan, ambil hikmah yang tersirat. Tawakkallah kepada Allah...

Wallahu 'alam.....

Posted on Selasa, September 24, 2013 by AHMAD FIKRI

No comments

Sabtu, 14 September 2013

Tonight, September, 14 2013. I have just been left by my cousin and friends. They go out, maybe for a little recovery from all tired day before. Yahh, weekend... Worthly, it's a fair thing done by boys and common teenagers.
But, i choose to stay here, write some useless things, something cycle in my mind, made me tell about this.
i think, it was started wrong, write unregular impression, expression and disorder statements.

The main point, i thank so much to Allah, because i've been given a simplicity in my pra-test yesterday.
i'm very glad of that.... Alhamdulillah....

Continued....

Posted on Sabtu, September 14, 2013 by AHMAD FIKRI

No comments