Wirausaha adalah keinginan terpendam saya sekarang. Dahulu, saya belum tertarik untuk berwirausaha. Tapi, setelah saya pernah bekerja bersama dengan para wirausaha, keinginan untuk berwirausaha pun mulai tumbuh. Saya mulai tertarik untuk menekuni sebuah usaha mandiri. Nasehat dari para senior dan wirausahawan lah yang membuat saya tergugah.
Dalam kegiatan outbond 2 hari yang lalu, kami didorong untuk mendobrak rasa malu kami dalam hal bisnis. Kami dituntut untuk bisa melakukan wirausaha dengan tantangan menjual pulpen dan buku sebanyak-banyaknya dengan harga yang semahal-mahalnya. Seluruh peserta ikut serta dalam kegiatan ini. Kegiatan hari pertama adalah menjual pulpen lalu hari kedua dilanjutkan dengan menjual buku. Pulpen diberikan dengan harga modal 2 ribu rupiah dan buku diberikan dengan harga 50000 rupiah. Pengalaman yang saya dapat adalah pengalaman berupa keberanian untuk menawarkan barang, kemudian kehandalan untuk membaca situasi dan memanfaatkan segala peluang yang ada dengan usaha mencoba dan mencoba. Akhirnya, setelah kami berusaha bersama uang pun terkumpul cukup banyak. Alhamdulillah...
Pada kesempatan outbond yang berlangsung 2 hari, selain kami bisa saling mengenal lebih dekat melalui berbagai games kami juga dilatih untuk bisa menjual barang-barang dengan harga yang semahal mungkin. Kami grup kerbau memecah tim menjadi beberapa kelompok kecil untuk selanjutnya menawarkan pulpen kepada orang-orang yang berada di sekitar lingkungan kampus Universitas Terbuka.
Ada kegelian, ada juga kegalauan selama kami berusaha menawarkan barang. Tiap orang yang kami tawari memiliki karakter yang berbeda-beda dan respon yang tidak sama. Ada yang cuek, ada juga yang peduli. Tapi, di balik itu semua kami tetap berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Hari pertama terkumpul sejumlah uang yang tidak sedikit. Dilanjutkan dengan penjualan buku di hari kedua. Di hari kedua ini ada barang baru yang harus kami jual selain pulpen yaitu buku.
Harga modalnya cukup tinggi, tapi kami mencoba untuk memanfaatkan isi dari buku ini tentang teori animasi blender agar nilai jual dari buku ini menjadi bertambah. Ada banyak strategi yang ditunjukkan oleh masing-masing kelompok. Ada yang jual buku ‘include’ dengan pulpen sebagai bonus. Wah, tawaran yang cukup menarik. Ada juga yang tetap menjual kedua barang tersebut terpisah. Akan tetapi, buku lebih difokuskan untuk dijual pada hari itu.
Matahari pun mulai beralih ke barat, sore hari tiba. Para peserta pun pulang dengan membawa hasil yang berbeda-beda. Ada kegundahan, ada juga keriangan yang tampak dari wajah mereka kala itu. Sunggguh, ini merupakan pengalaman yang sungguh berharga bagi kami sebagai pemula dan bagi saya khususnya sebagai orang yang baru terjun dan mencoba wirausaha ini. Saya berharap, ini bisa menjadi titik awal dari perjuangan saya nanti dalam berwirausaha.